Kelompok 3:
Siti Khumairah – 2001542046
Indah Sari – 2001544070
Rhesa Widyana Hefny –
2001596774
Dhaniera Putri – 2001604536
Dama Yoga Agung Winata
– 2001613036
Djihan Qfan Hirawan –
2001604946
Suwandy Wijaya – 2001625313
LAPORAN KEGIATAN
A.
Pendahuluan
Permasalahan lingkungan merupakan isu yang
tidak bisa di hindarkan. Saat ini sampahmerupakan masalah lingkungan yang
sangat serius yang harus di hadapi masyarakat Indonesia pada umumnya. Bisa
dikatakan sampah setiap hari di hasilkan oleh ibu-ibu rumah tangga, Baik itu
sampah organik maupun anorganik. Namun yang memprihatinkan, sampah-sampah yang
dihasilkan tersebut malah dibuang sembarangan di berbagai tempat, dan efeknya
akan merusak lingkungan yang ada di sekitarnya. Jumlah produksi sampahsetiap
tahun akan bertambah seiring dengan bertambah jumlah penduduk.
Pemerintah saat ini telah berupaya dengan
berbagai cara untuk mengatasi masalah sampah. Terutama masalah sampahanorganik
namun belum mencapai titik kesempurnaan. Hal ini dikarenakan jumlah sampah yang
ada di Indonesia sangat tinggi. Sehingga pemerintah kesulitan untuk menentukan
cara yang tepat untuk menyelesaikannya.
Mengingat pentingnya menjaga lingkungan dari
sampah, kami memilih untuk melakukan kegiatan daur ulang dimana kegiatan ini
merupakan salah satu kegiatan yang optimal untuk menanggulangi sampah. Kami
melakukan kegiatan ini di salah satu depo pendidikan pelestarian lingkungan
yang beralamatkan di Jl. Kosambi Timur Raya Blok E9 No. 38, RT. 13/RW. 1, Duri
Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat milik Bapak Joni.
Selama 4 sesi (100 menit/sesi) kami akan
melakukan berbagai kegiatan daur ulang bersama dengan warga lainnya.
B.
Masalah
-
Kurangnya kesadaran
masyarakat Indonesia tentang kebersihan lingkungan
-
Kurangnya kepeduliaan
masyarakat terhadap sampah
-
Masyarakat masih belum
terbiasa untuk memilah sampah organik dan non-organik
C.
Metode Kegiatan
Identitas Sekolah:
Nama Sekolah: Depo Pelestarian Lingkungan Tzu
Chi
Alamat : Jl. Kosambi Timur Raya Blok E9
No. 38, RT. 13/RW. 1, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat
Waktu dan jadwal kegiatan:
Project luar kelas Character Building: Kewarganegaraan
dilakukan setiap hari Rabu. Dimulai dari tanggal 25 Oktober 2017 – 22 November
2017 Pukul 09:00 – 11:00.
Kegiatan yang kami lakukan adalah sosialisasi
dan ikut serta membantu proses pengerjaan daur ulang sampah yang ada di yayasan
Tzu Chi, Jakarta Barat bersama orang-orang lanjut usia yang kegiatan keseharian
nya membantu disana. Adapun metode kegiatan yang kami lakukan dalam kegiatan ini , diantaranya praktek pemisahan sampah-sampah bekas. Contoh
pemisahan sampah yang akan kami bawakan adalah memisahkan sampah pelastik
kedalam wadah yang berbeda-beda sesuai fungsinya yang nantinya akan di daur
ulang menjadi sebuah benda yang bernilai.
D.
Teori Konsep
Hidup bersih sehat, bahagia, dan sejahtra
adalah dambaan setiap orang.dalam hal ini sikap kepedulian lingkungan harus di
pupuk terus menerus supaya nanti menjadi manusia yang mempunyai kepedulian
lingkungan yang tinggi sehingga tidak lagi ada kerusakan lingkungan akibat ulah
manusia di kemudian hari. Kepedulian lingkungan dapat dinyatakan dengan sikap
mendukung atau memihak terhadap lingkungan, yang dapat diwujudkan dalam
kesediaan diri untuk menyatakan aksi-aksi yang dapat meningkatkan dan
memelihara kualitas lingkungan dalam setiap perilaku yang berhubungan dengan
lingkungan. Dari pengertian ini dapat
dikatakan pula kepedulian lingkungan seseorang rendah jika seseorang tidak
mendukung atau tidak memihak terhadap lingkungan dan kepedulian lingkungan
tinggi jika seseorang mendukung atau memihak terhadap lingkungan.
Menjaga
lingkungan tetap bersih merupakan hal yang sangat penting. Menjaga lingkungan
agar tetap bersih sangatlah mudah, tetapi penerapannya saja yang sulit untuk
dilakukan. Namun jika sering dilakukan itu akan membuat kita terbiasa untuk
selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih. Apabila sejak dini kita diajarkan
oleh orang tua kita tentang arti sebuah hidup yang sehat maka itu akan membuat
kita terbiasa menjaga lingkungan agar tetap bersih. Saat ini saja masih banyak
orang membuang sampah sembarangan, apalagi di kota-kota besar sering sekali
mereka membuang sampah saenaknya saja. Dengan menjaga lingkungan agar tetap
bersih kita harus melakukanya dengan hal yang terkecil terlebih dahulu
misalnya, membuang sampah pada tempatnya. Seandainya lingkungan bersih dan nyaman
itu akan membuat hati kita terasa damai karena dengan menjaga lingkungan agar
tetap bersih itu akan membuat kita jauh dari berbagai macam penyakit.
Salah satu cara menjaga kebersihan sekaligus
mengurangi jumlah sampah yaitu dengan daur ulang sampah. Daur ulang sampah
adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan
tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang
berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan
energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika
dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. Daur ulang adalah salah satu
strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan,
pengumpulan, pemprosesan, pendistribusian dan pembuatan produk/material bekas
pakai, dan komponen utama dalam manajemen sampah modern dan bagian ketiga dalam
proses hierarki sampah 4R (Reduce, Reuse, Recycle, and Replace).
Material yang bisa didaur ulang terdiri dari
sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, dan barang elektronik. Meskipun
mirip, proses pembuatan kompos yang umumnya menggunakan sampah biomassa yang
bisa didegradasi oleh alam, tidak dikategorikan sebagai proses daur ulang. Daur
ulang lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam
secara alami demi pengurangan kerusakan lahan. Secara garis besar, daur ulang
adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemprosesan material
baru untuk proses produksi.
Oleh sebab itu, kami dari kelompok tiga CB
Kewarganegaraan berusaha menamkan rasa peduli terhadap lingkungan sekitar dan
juga mensosialisasi sikap peduli lingkungan dengan cara daur ulang sampah pada
kalangan remaja, kami yakin remaja memiliki peran penting di lingkungannya dan
kelak akan menjadi generasi penerus bangsa. Di sinilah remaja perlu dibekali
kesadaran pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
E.
Pelaksanaan
Pertemuan 1: Memilah kertas untuk daur ulang
Hari / Tanggal : Rabu / 25 Oktober 2017
Waktu : Pukul 09.00 sampai 11.00
Tempat : Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi
Waktu : Pukul 09.00 sampai 11.00
Tempat : Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi
Pada tanggal 25 Oktober kami semua menuju Depo
Pelestarian Lingkungan Tzu Chi yang berlokasi di Jl. Kosambi Timur Raya Blok E9
No. 38, RT. 13/RW. 1, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Sebelumnya kami
sudah melakukan survey melalui telepon, sehingga kami hanya perlu langsung dating
ke lokasi. Sesampainya disana, kami disambut dan dijelaskan lebih lanjut
mengenai apa saja yang dikerjakan di Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi.
Mereka sudah mempunyai jadwal setiap harinya. Untuk tanggal 25 Oktober, jadwal saat
itu adalah memilah kertas untuk daur ulang. Kami semua memisahkan kertas-kertas
yang berwarna dengan yang tidak berwarna. Setelah semua selesai, kami pamit dan
akan kembali tiap hari Rabu dikarenakan tidak ada kelas pada hari tersebut.
Pertemuan 2: Membersihkan botol-botol bekas
Hari / Tanggal : Rabu / 1 November 2017
Waktu : Pukul 09.00 sampai 11.00
Tempat : Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi
Waktu : Pukul 09.00 sampai 11.00
Tempat : Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi
Pada tanggal 1 November kami semua menuju Depo Pelestarian
Lingkungan Tzu Chi yang berlokasi di Jl. Kosambi Timur Raya Blok E9 No. 38, RT.
13/RW. 1, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Jadwal saat itu adalah membersihkan
botol-botol bekas. Kami semua membersihkan bekas air minum gelas dari plastic yang
berwarnanya. Setelah semua selesai, kami pamit pulang.
Pertemuan 3: Memilah sampah basah dan kering
Hari / Tanggal : Rabu / 8 November 2017
Waktu : Pukul 09.00 sampai 11.00
Tempat : Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi
Waktu : Pukul 09.00 sampai 11.00
Tempat : Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi
Pada tanggal 8 November kami semua menuju Depo Pelestarian
Lingkungan Tzu Chi yang berlokasi di Jl. Kosambi Timur Raya Blok E9 No. 38, RT.
13/RW. 1, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Jadwal saat itu adalah memilah
sampah basah dan kering. Kami semua memisahkan sampah basah seperti bekas botol
minum dan sampah kering seperti kardus bekas. Setelah semua selesai, kami pamit
pulang.
Pertemuan 4: Memilah kantong kresek
Hari / Tanggal : Rabu / 15 November 2017
Waktu : Pukul 09.00 sampai 11.00
Tempat : Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi
Waktu : Pukul 09.00 sampai 11.00
Tempat : Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi
Pada tanggal 15 November kami semua menuju Depo Pelestarian
Lingkungan Tzu Chi yang berlokasi di Jl. Kosambi Timur Raya Blok E9 No. 38, RT.
13/RW. 1, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Jadwal saat itu adalah memilah
kantong kresek. Kami semua bersama-sama memilah kantong kresek. Setelah semua
selesai, kami pamit pulang.
Pertemuan 5: Kerja bakti membersihkan lingkungan
Hari / Tanggal : Rabu / 22 November 20017
Waktu : Pukul 09.00 sampai 11.00
Tempat : Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi
Waktu : Pukul 09.00 sampai 11.00
Tempat : Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi
Pada tanggal 15 November kami semua menuju
Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi yang berlokasi di Jl. Kosambi Timur Raya
Blok E9 No. 38, RT. 13/RW. 1, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Jadwal saat
itu adalah kerja bakti membersihkan lingkungan. Kami semua Bersama-sama
membersihkan area Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi. Setelah semua selesai,
kami pamit pulang dan berterima kasih atas keramahan Bapak Ibu di Depo
Pelestarian Lingkungan Tzu Chi yang telah menerima kami.
F.
Hasil
Sampah adalah barang bekas yang sudah tidak di
pakai akan tetapi, sampah dapat di olah kembali. sampah yang tadinya sebagai
barang buangan, kotor, berbau, dan menimbulkan penyakit, dapat di gunakan
sebagai daur ulang sampah. sampah digolongkan menjadi dua yaitu: sampah organik
dan sampah anorganik. sampah organik adalah sampah yang dapat didaur ulang,
sedangkan sampah anorganik sampah yang tidak dapat di daur ulang.sampah yang
telah diolah akan memiliki ekonomi yang tinggi dari pada barang yang
sebelumnya. sampah dapat di daur ulang dengan tiga tahap yaitu: megumpulkan,
memilah, dan melakukan daur ulang. daur ulang sampah dapat menambah penghasilan
ekonomi yang tinggi karena bahan dari daur ulang sampah adalah sampah.
G.
Kesimpulan
Dari hasil project luar kelas yang kami
laksanakan di Depo Kelestarian alam Tzu chi terlihat bahwa penyambutan
orang-orang di dalam depo tersebut sangatlah baik, pembagian tugas untuk
barang-barang bekas diatur sedemikian rupa agar bisa sesuai dengan kemampuan
para sukarelawan yang rata-rata adalah orang-orang lanjut usia. Penerapan
nilai-nilai kewarganegaraan yang baik juga terlihat antar sesama sukarelawan
terhadap kami, keagamaan disana dijunjung kuat sekali, bagaimana setiap siang
hari ada kegiatan makan bersama yang diikuti seluruh sukarelawan dengan membaca
doa terlebih dahulu sebelum menyantap makanan, dan pembacaan doa itu dilakukan
dengan hikmat dan sesama, akan tetapi toleransi pun sangat kuat disana. Rasa
tolong menolong dan saling membagi juga sangat tinggi sehingga melakukan kegiatan
daur ulang bersama sangat terasa perasaan kekeluargaan yang kuat.
Refleksi masing-masing anggota kelompok:
Rhesa Widyana H:
Refleksi untuk diri saya dengan melakukan kegiatan
ini yaitu sangat penting bagi kita untuk segera mengambil tindakan bertanggung
jawab atas sampah pasca konsumsi agar tidak menumpuk lalu mencemari lingkungan.
Salah satu caranya adalah dengan mendesain ulang sampah atau
menarik/mengumpulkan kembali barang-barang yang sudah tidak terpakai untuk
dilakukan daur ulang.
Menurut saya ada beberapa tindakan dan
kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan oleh setiap orang untuk mengurangi
sampah seperti dengan membawa tas belanja, botol air minum (tumbler) dan wadah
makanan sendiri dalam rutinitas sehari-hari seperti saat berbelanja, ke
sekolah, kampus, tempat kerja ataupun ketika berwisata dan bepergian ke luar
kota.
Manusia yang berkualitas bukan hanya dilihat
dari segi pendidikan dan prilakunya sehari hari namun dapat terlihat dari cara
bagaimana sesesorang memperlakukan wilayah atau tempat dimana dia tinggal.
Tempat tinggal yang tertata rapih dan bersih akan senantiasa terlihat nyaman
dan kondusif (aman) jika diimbangi dengan kondisi lingkungan sekitarnya yang
bersih, bebas dari sampah dan tertata rapih pula.
Indah Sari:
Refleksi untuk diri saya setelah melakukan
kegiatan daur ulang ini adalah saya mendapatkan banyak sekali manfaat dari kegiatan
ini. Dimulai dari saya merasa lebih peduli terhadap lingkungan, terutama
sampah. Karena sampah merupakan masalah yang sangat besar menyangkut kebersihan
lingkungan kita. Dan ternyata masi ada sekelompok orang yang dengan sukarela
membantu kita semua mendaur ulang sampah itu. Dan saya juga merasa sangat
bersyukur atas adanya komunitas sangat positif ini dan ingin lebih berkontribusi
demi kebaikan semua orang. Dan lebih menghargai penggunaan sesuatu barang yang
nantinya akan menjadi sampah. Dan dimana saya akan meletakkan sampah tersebut. Kegiatan
ini memberikan banyak sekali pandangan yang susah saya dapat dari kegiatan
sehari-hari saya.
Siti Khumairah:
Kegiatan ini merupakan kegiatan yang baik
untuk saya maupun orang-orang lain nya yang bekerjasama di dalam depo daur
ulang tzu chi, dari kegiatan mengumpulkan sampah yang merupakan tahapan awal
dalam kegiatan daur ulang menjadikan saya dan teman-teman lain nya menjadi
orang yang bisa peduli dengan kebersihan lingkungan nya. Kegiatan ini juga
sangat positif untuk sukarelawan yang ada di depo tersebut, karena sukarelawan
kebanyakan adalah masyarakat anjut usia sehingga selain memberi manfat pada
kelestarian lingkungan, kegiatan ini juga bermanfaat untuk menjadi suatu hal
positif bagi masyarakat lanjut usia yang menjadi sukarelawan, Saya harap,
dengan terlaksana nya kegiatan ini, saya dan teman teman saya yang lain akan
lebih mengerti dan peduli tentang sampah yang ada di lingkungan sekitar, serta
bisa meningkatkan kesadaran daur ulang sampah agar tidak menciptakan pencemaran
melainkan menciptakan benda yang bernilai dan bermanfaat bagi semua orang.
Djihan Qfan H:
Refleksi saya kegiatan daur ulang merupakan
sangat membantu saya menjadi seorang yang lebih menghargai sampah atau limbah,
karena saya kira dulu sampah tidak memiliki nilai akan tetapi pandangan saya, saya
ubah menjadi sampah adalah barang yang sangat bernilai bagi mereka yang
membutuhkan, saya ingin membuat semua orang berfikiran sama dengan saya dan
dapat memilah – milah sampah dengan baik dan benar
Suwandy Wijaya:
Sampah merupakan sisa dari aktifitas kita
sebagai manusia. Dimata banyak orang
sampah merupakan hal yang sangat tidak bernilai bahkan mencemarkan, tapi sampah akan sangat bernilai bagi orang
yang dapat mengelolanya menjadi suatu barang yang memiliki nilai pakai dan
ekonomis. Semakin banyak sampah akan semakin menimbulkan polusi. Sedangkan jika
diakali dengan cara daur ulang maka
sampah tersebut tak hanya menghemat ruang, tapi juga dapat menjadi sumber
penghasilan dan penghematan SDA. Bagi
saya, banyak keuntungan untuk mendaur
ulang sampah tersebut. Bukan nya jadi polusi, malah akan bermanfaat bagi
lingkungan dan manusianya
Saran:
1. Menambahkan variasi sampah yang akan di
daur ulang
2. Melakukan kegiatan daur ulang yang lebih
kreatif untuk nantinya bisa dijual sebagai penghasilan dari sukarelawan yang ada
disana.
3. Menambahkan alat-alat kreatif untuk mendaur ulang sampah.
H. Lampiran
![]() |
| Pertemuan 2 |
![]() |
| Pertemuan 2 |
![]() |
| Pertemuan 1 |
![]() |
| Pertemuan 1 |
![]() |
| Pertemuan 4 |
![]() |
| Pertemuan 4 |
![]() |
| Pertemuan 5 |
![]() |
| Peretemuan 4 |
![]() |
| Pertemuan 4 |









Tidak ada komentar:
Posting Komentar