Kelompok 7 :
Dama Yoga
Agung Winata - 2001613036
Dhaniera
Putri - 2001604536
Djihan Qfan
Hirawan – 2001604946
Indah Sari -
2001544070
Michele
Yoana - 2001609032
Rieszkiya
Savira Desfadillah - 2001625774
Rhesa
Widyana Hefny - 2001596774
LAPORAN KEGIATAN
A. Pendahuluan
Masa
usia dini adalah masa emas yang tidak dapat terulang kembali, masa sensitif dan
berkembangnya seluruh aspek perkembangan anak yang umumnya meliputi
perkembangan fisik, kognitif, bahasa, emosi, dan sosial. Masa usia dini dapat pula
disebut masa kanak-kanak awal. Masa ini dimulai setelah melewati masa bayi,
yakni usia 2-3 tahun dan diakhiri saat anak berusia sekitar 7
tahun. Masa ini merupakan masa dimana terjadi perkembangan yang amat cepat
dan perubahan dramatis dalam kognisinya (Lahey, 2007:334). Namun, Laju
pertumbuhan dan perkembangan setiap anak tentu berbeda-beda, tergantung pada
lingkungan, stimulasi dan kepribadian masing-masing.
Pada
masa ini, anak mulai dapat menerima rangsangan. Anak juga masih bersifat
“egosentris” karena hanya mampu mempertimbangkan sesuatu dari sudut pandang
dirinya sendiri. Kemampuan berbahasa dan kosakata anak juga sudah mulai
berkembang. Anak usia dini perlu diberikan pendidikan yang sesuai dengan
perkembangannya dengan memilih metode yang efisien dan efektif sehingga tujuan
pembelajaran dapat terpenuhi secara optimal. Orang desawa perlu memberi peluang
kepada anak untuk menyatakan diri berekspresi, berkreasi, dan menggali
sumber-sumber terunggul yang tersembunyi dalam diri anak.
Kami
akan melakukan kegiatan mengajar selama 4 sesi (100 menit/sesi) di salah satu
PAUD di Jakarta. Kami akan mengajar anak usia dini dengan menyediakan kondisi
optimal yang merangsang serta mengerahkan kegiatan belajar anak didik untuk
memperoleh pengetahuan, keterampilan dan nilai atau sikap yang dapat membawa
perubahan tingkah laku maupun pertumbuhan sebagai pribadi. Kami akan membuat
kegiatan yang berfokus pada kegiatan belajar menggambar, mewarnai, menghitung,
dan kegiatan menyenangkan lainnya yang disesuaikan dengan dunia dan
karakteristik anak. Jadi, dengan memahami dunia dan karakteristik anak
tersebut, diharapkan kami dapat memberikan stimulasi yang tepat dan sesuai
dalam mendukung tumbuh kembang anak. Pengetahuan akan aspek perkembangan anak
usia dini juga dapat membantu dalam memahami dan membentuk kepribadian anak.
B. Masalah
- Kurangnya kesadaran masyarakat Indonesia tentang pentingnya pendidikan anak usia dini.
- Kurangnya kualitas dan kuantitas para pengajar pendidikan anak usia dini.
- Kurangnya mutu dalam pembangunan pendidikan anak usia dini.
C. Metode Kegiatan
- Lokasi dan Waktu Kegiatan
A.
Lokasi Kegiatan
Lokasi kegiatan yang di ambil dalam
proses belajar mengajar terletak di TK/PAUD Teratai Jl.Utan Jati No.80, RT.03/RW.11,
Kel. Pegadungan, Kec. Kalideres,
Jakarta Barat
(11830). Mimi
Jamila (
0896 5946 6492)
B.
Waktu Kegiatan
Kegiatan ini dilakukan pada :
Hari : Selasa
& Kamis
Tanggal : 9 Februari, 21 Maret, & 4 April 2017
Waktu : 07.30 – 11.30
- Teknik Kegiatan
A.
Rapat penentuan tempat, panitia dan
kegiatan
B.
Survey tempat pelaksanaan kegiatan
C.
Membuat persetujuan dengan pihak
PAUD terkait
D.
Membuat proposal
E.
Mengajukan proposal
F.
Mempersiapkan materi dan alat-alat
untuk kegiatan
G.
Pelaksanaan kegiatan pembelajaran
pada anak PAUD
H.
Membuat laporan kegiatan
I.
Menyerahkan laporan kegiatan
- Tahap-tahap Kegiatan Pelaksanaan Persiapan Umum
Dalam persiapan ini meliputi :
A. Persiapan
alat-alat kegiatan :
·
Alat Tulis
·
Dokumentasi
·
Sarana dan prasarana tempat latihan
·
Konsumsi
·
Hadiah
·
Akomodasi
B. Persiapan
dengan pihak terkait
Persiapan ini meliputi kerjasama
dengan menghubungi organisasi terkait yakni TK/PAUD Teratai dan juga melakukan
survey ke tempat anak-anak tersebut untuk melangsungkan kegiatan pembelajaran.
C. Sosialisasi
Dalam tahap ini kami
mensosialisasikan materi-materi pembelajaran, dan menambahkan dongeng, games, serta bernyanyi dengan menggunakan
gitar. Semua telah kami siapkan untuk diajarkan kepada
anak-anak PAUD selama proses kegiatan belajar
mengajar berlangsung,
sehingga materi dapat tersampaikan secara baik.
D. Kegiatan
Acara :
1. Pembukaan
2. Berdoa
3. Mengeja kata dan kalimat
4. Mengajar Matematika
5. Istirahat bersama
6. Mewarnai
7. Menceritakan dongeng
8. Bermain games/bernyanyi
9. Membagikan hadiah
10. Penutupan
E. Jadwal
Acara
Kamis,
9 Februari 2017 (10.00-12.00)
Usia
4-5 tahun (17 anak)
NO.
|
ACARA
|
WAKTU
|
PENANGGUNG JAWAB
|
1.
|
Berdoa
|
10.00 - 10.05
|
Rhesa Widyana H
|
2.
|
Pembukaan (Perkenalan)
|
10.05 - 10.20
|
Djihan Qfan H
|
3.
|
Belajar
mengeja kata dan kalimat
|
10.20 - 10.40
|
Michele Yoana
|
4.
|
Belajar berhitung : Penjumlahan
dan pengurangan
|
10.40 - 11.00
|
Indah Sari
|
5.
|
Mengenal
anggota tubuh bernyanyi dan menari
|
11.00 - 11.15
|
Dama Yoga Agung Winata
|
6.
|
Istirahat
|
11.15
- 11.30
|
Riezkiyah
Savira
|
7.
|
Belajar
mengenal dan menggambar bentuk sambil menghitung
|
11.30
- 11.45
|
Dhaniera
Putri
|
9.
|
Games
berhadiah
|
11.45 - 12.00
|
Semua Anggota
|
10.
|
Penutupan
(Berdoa)
|
12.00
|
Semua
Anggota
|
Selasa,
21 Maret 2017 (07.30-09.30)
Usia
4-6 tahun (20 anak)
NO.
|
ACARA
|
WAKTU
|
PENANGGUNG JAWAB
|
1.
|
Pembukaan (Berdoa)
|
07.30 -
07.35
|
Rhesa Widyana H
|
2.
|
Belajar Menulis
|
07.35 –
07.55
|
Djihan Qfan H
|
3.
|
Belajar Membaca
|
07.55 -
08.15
|
Michele Yoana
|
4.
|
Belajar menulis (didikte)
|
08.15 -
08.30
|
Indah Sari
|
5.
|
Istirahat
|
08.30 -
08.45
|
Riezkiyah Savira
|
6.
|
Belajar Mewarnai
sambil mengenal transportasi mesin
|
08.45 - 09.05
|
Semua Anggota
|
7.
|
Bernyanyi
bersama lagu:
Indonesia Raya,
Dari Sabang Sampai Merauke , Kasih Ibu
|
09.05 - 09.15
|
Dhaniera Putri
|
8.
|
Mendongeng (Malin Kundang)
|
09.15 - 09.25
|
Dama Yoga A.W
|
9.
|
Games
berhadiah
|
09.25
- 09.30
|
Semua Anggota
|
10.
|
Berdoa
|
09.30
|
Semua Anggota
|
Selasa, 21 Maret 2017 (10.00-12.00)
Usia 4-5 tahun
(17 anak)
NO.
|
ACARA
|
WAKTU
|
PENANGGUNG
JAWAB
|
1.
|
Pembukaan
(Berdoa)
|
10.00 - 10.05
|
Djihan
Qfan H
|
2.
|
Belajar mengeja
|
10.05 - 10.25
|
Rhesa
Widyana H
|
3.
|
Belajar menghafal surah pendek Al-Quran
|
10.25 - 10.40
|
Dama
Yoga A.W
|
4.
|
Bernyanyi
|
10.40 - 10.50
|
Indah
Sari
|
5.
|
Belajar bahasa inggris
|
10.50 - 11.00
|
Michele
Yohana
|
6.
|
Istirahat
|
11.00
- 11.15
|
Riezkiyah Savira
|
7.
|
Belajar menulis huruf (A-Z)
|
11.15
- 11.30
|
Dhaniera Putri
|
9.
|
Games berhadiah
|
11.45
- 12.00
|
Semua Anggota
|
10.
|
Penutupan (berdoa)
|
12.00
|
Semua Anggota
|
Selasa, 4 April 2017 (10.00-12.00)
Usia
4-5 tahun (17 anak)
NO.
|
ACARA
|
WAKTU
|
PENANGGUNG JAWAB
|
1.
|
Pembukaan (Berdoa)
|
10.00
- 10.05
|
Djihan Qfan H
|
2.
|
Belajar
Membaca
|
10.05
- 10.35
|
Indah Sari
|
3.
|
Belajar
menulis (didikte)
|
10.35
- 11.00
|
Rhesa Widyana H
|
4.
|
Istirahat
|
11.00
- 11.15
|
Michele Yohana
|
5.
|
Mewarnai
|
11.15 - 11.35
|
Riezkiyah
Savira
|
6.
|
Mengenal
benda mudah terbakar
|
11.35 - 11.45
|
Dhaniera
Putri
|
7.
|
Games
berhadiah
|
11.45 - 12.00
|
Dama
Yoga A.W
|
8.
|
Penutupan
(berdoa)
|
12.00
|
Semua
Anggota
|
D. Teori Konsep
Dalam
melaksanakan kegiatan yang kami lakukan ini, kami menggunakan konsep belajar
sambil bermain. Bagi anak, bermain merupakan suatu kegiatan yang sifatnya
melekat langsung pada kodrat dan kebutuhan perkembangan anak. Anak usia dini
lebih banyak belajar dari lingkungan dan pengalaman berinterkasi dengan
obyek-obyek konkret juga orang-orang di sekitarnya seperti teman, guru, orang
tua, daripada melalui simbol-simbol tertulis (baca tulis hitung).
Belajar
merupakan sejenis perubahan yang diperlihatkan dalam perubahan tingkah laku,
yang keadaannya berbeda dari sebelum individu berada dalam situasi belajar dan
sesudah melakukan tindakan yang serupa itu. Berbeda dengan perubahan
serta-merta akibat refleks atau perilaku yang bersifat naluriah.
(Robert M Gagne, The Conditions of Learning 1977)
Bermain
diartikan sebagai suatu kegiatan yang bersifat voluntir, spontan, terfokus pada
proses, memberi ganjaran secara intrinsik, menyenangkan, aktif, dan fleksibel.
Semakin suatu aktivitas memiliki ciri-ciri tersebut, berarti aktivitas itu
semakin merupakan bermain
(Solehudin,
1966)
Dalam
bermain anak bisa melakukan aktivitas yang mempraktekkan kemampuan dan
keterampilannya dalam kegiatan mencoba, meneliti dan menemukan hal-hal baru
khususnya yang berhubungan dengan proses pembelajaran di PAUD.
Aktivitas-aktivitas yang dilakukan anak di saat bermain bisa membuat anak aktif
dan interaktif, baik secara fisik maupun secara mental sehingga dapat mendukung
pemberdayaan berbagai aspek perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik
anak berdasarkan minat dan bakatnya masing-masing.
Oleh sebab
itu, kami mencoba menggunakan gabungan antara konsep belajar dan bermain ini
dalam proses belajar sehingga anak-anak mudah menyerap materi yang diajarkan
dan tidak bosan selama proses pembelajaran. Sehingga mind set yang nantinya terbentuk adalah belajar itu menyenangkan,
dan bukan suatu paksaan dari orang tua ataupun guru.
Selama
proses pembelajaran kami memberikan yang
terbaik untuk menjadi pembimbing dalam hal pembelajaran dasar dengan konsep
yang kami terapkan. Dengan adanya konsep
ini membantu kami untuk melakukan kegiatan yang kami jalankan.
E. Pelaksanaan
Pertemuan 1 - Survei
Pertemuan 1 - Survei
Hari / Tanggal : Kamis
/ 2 Februari 2017
Waktu : Pukul 12.00 sampai 13.00
Tempat : PAUD Teratai
Waktu : Pukul 12.00 sampai 13.00
Tempat : PAUD Teratai
Pada pelaksaan survei,
tanggal 2 Februari 2017 kami semua menuju PAUD Teratai yang berlokasi di Jl.
Utan Jati RT.03 RW.11, Kelurahan Pegadungan kecamatan Kali Deres. Sesampainya
disana , ternyata PAUD Teratai merupakan rumah sederhana di dalam gang kecil di
lingkungan yang terbilang kumuh. Kondisi ruangan belajarnya pun sangat
sederhana, hanya terdapat meja dan kursi kecil serta dua buah papan tulis.
Untuk sarana pembelajaran juga sangat terbatas tidak tersedia mainan-mainan
seperti puzle, balok, dan lain-lain. Anak-anak hanya di fasilitasi buku-buku
seperti buku mewarnai, dan buku panduan belajar. Tenaga pengajarnya pun hanya
satu yaitu Ibu Mimi Jamila, pemilik PAUD Teratai. Jumlah anak yang bersekolah di PAUD Teratai
ada 37 anak yang terbagi menjadi dua sesi yaitu A dan B. Sesi A berjumlah 17
anak yang berusia sekitar 4 sampai 5 tahun. Sesi A berlangsung pada pukul 10.00
– 12.00 WIB, sedangkan Sesi B berjumlah 20 anak yang berusia sekitar 4 sampai 6
tahun yang berlangsung pada pukul 08.00-10.00 WIB. Anak-anak PAUD Teratai
rata-rata sudah pandai membaca, mewarnai, menulis, berhitung, serta bernyanyi.
Untuk hari operasional PAUD Teratai dimulai dari Senin sampai Jumat. Ibu Mimi
membebaskan kami untuk mengajar kapan saja, oleh karena itu kami memilih Selasa
dan Kamis dimana hari tersebut tidak ada perkuliahan.
Pertemuan 2
Pertemuan 2
Hari / Tanggal : Kamis
/ 9 Februari 2017
Waktu : Pukul 10.00 sampai 12.00 (120 menit)
Tempat : PAUD Teratai
Waktu : Pukul 10.00 sampai 12.00 (120 menit)
Tempat : PAUD Teratai
Hari Kamis, 9 Februari 2017 kami memulai untuk mengajar di PAUD Teratai. Kami sampai pada pukul 10.00 pagi. Sesampainya disana kami dipersilahkan untuk
masuk oleh pemilik sekaligus pengajar PAUD Teratai yaitu ibu Mimi Jamila. Kami mengajar kelas A yang berisi anak-anak berumur 4 sampai 5 tahun. Karena di PAUD Teratai
hanya ada 1 kelas, akhirnya kami semua mengajar bersama sama di satu kelas
dengan cara setiap 1 orang bertanggung jawab atas 3 sampai 4 anak murid.
Pertama-tama kami memperkenalkan diri kami masing-masing. Setelah itu kami
berdoa bersama untuk membuka sesi pembelajaran. Hal yang pertama kami lakukan
adalah memandu anak-anak untuk membaca. Setelah semuanya selesai, kami mendikte lima kata dan anak anak akan
menulis kata tersebut di buku latihan mereka.
Lalu kami menambahkan soal-soal pengurangan dan penambahan dan memeriksa hasilnya satu persatu saat anak-anak istirahat. Pukul 11.15 adalah waktu anak anak untuk beristirahat dan sesi
pembelajaran akan di lanjutkan pukul 11.30. Setelah beristirahat kami
memberi instruksi kepada anak anak untuk mengerjakan soal latihan yang ada di
buku khusus PAUD Teratai yang berisi gambar-gambar bentuk. Mereka belajar membedakan bentuk bulat,
segitiga, kotak, persegi panjang, dan lain-lain. Setelah itu kami bermain games dan memberikan pemenangnya hadiah berupa makanan ringan. Setelah selesai, kami berdoa
bersama-sama untuk menutup sesi pembelajaran hari itu.
Pertemuan 3
Hari / Tanggal : Selasa / 21 Maret 2017
Waktu : Pukul 07.30 sampai 9.30 (120 menit)
Tempat : Sekolah / PAUD Teratai
Waktu : Pukul 07.30 sampai 9.30 (120 menit)
Tempat : Sekolah / PAUD Teratai
Hari Selasa, 21 Maret 2017 kami mengajar kelas B di PAUD Teratai. Kelas B berisi anak-anak
berumur 4-6. Kami sampai pada pukul 07.30 pagi. Sesi pembelajaran kami buka dengan berdoa bersama
sama. Ibu Mimi memerintahkan kami untuk memandu anak-anak untuk menulis dan membaca. Kami masing-masing memandu mereka satu persatu. Kami mendiktekan lima kalimat dan
anak anak akan menulis kalimat tersebut di buku latihan mereka.
Lalu kami memeriksa hasilnya satu persatu saat anak-anak istirahat. Pukul 08.30 adalah waktu anak anak untuk beristirahat dan sesi
pembelajaran akan di lanjutkan pukul 08.45. Setelah beristirahat kami
memberi instruksi kepada anak anak untuk mengerjakan soal latihan yang ada di buku khusus PAUD Teratai yang berisi gambar-gambar transportasi.
Mereka belajar membedakan mana saja kendaraan yang menggunakan mesin dan tidak
menggunakan mesin. Setelah itu kami bernyanyi bersama, menyanyikan lagu Ibu
Kita Kartini, Indonesia Raya, Dari Sabang Sampai Merauke, dan kami menceritakan
kisah Malin Kundang kepada mereka. Setelah itu kami bermain games dan memberikan pemenangnya hadiah berupa
makanan ringan.
Setelah selesai, kami berdoa bersama-sama untuk menutup sesi pembelajaran hari
itu.
Pertemuan 4
Pertemuan 4
Hari / Tanggal :
Selasa
/ 21 Maret 2017
Waktu : Pukul 10.00 sampai 12.00 (120 menit)
Tempat : Sekolah / PAUD Teratai
Waktu : Pukul 10.00 sampai 12.00 (120 menit)
Tempat : Sekolah / PAUD Teratai
Hari Selasa, 21 Maret 2017 kami
mengajar di kelas A PAUD Teratai. Kami mulai pada
pukul 10.00 pagi.
Kami membuka sesi pelajaran dengan
berdoa bersama-sama. Setelah itu kami memandu anak
anak untuk mengeja bersama-sama. Lalu kami belajar menghafal
surah pendek Al-Quran bersama-sama. Setelah itu kami bernyanyi lagu anak-anak
dan belajar Bahasa inggris dasar. Pukul 11.00 adalah waktu anak anak untuk beristirahat dan sesi
pembelajaran akan di lanjutkan pukul 11.15. Setelah beristirahat anak
anak belajar menulis huruf A sampai Z dan membaca nya bersama sama. Setelah sesi pembelajaran selesai kami bermain games dan memberikan pemenangnya hadiah berupa
makanan ringan.
Setelah selesai, kami berdoa bersama-sama untuk menutup sesi pembelajaran hari
itu.
Pertemuan 5
Pertemuan 5
Hari / Tanggal : Selasa
/ 04 April 2017
Waktu : Pukul 10.00 sampai 12.00 (120 menit)
Tempat : Sekolah / PAUD Teratai
Waktu : Pukul 10.00 sampai 12.00 (120 menit)
Tempat : Sekolah / PAUD Teratai
Hari Selasa, 4 April 2017 kami mengajar di kelas A
Paud Teratai untuk yang terakhir kalinya. Kami sampai pada pukul 10.00 pagi.
Kami membuka sesi pembelajaran seperti biasa yaitu dengan berdoa bersama. Kami
memandu anak- anak untuk membaca. Setelah selesai kami mendikte sebuah kata dan
anak anak akan menulis kata tersebut di buku tulis mereka. Pukul 11.00 adalah waktu anak anak untuk beristirahat dan sesi
pembelajaran akan di lanjutkan pukul 11.15. Setelah beristirahat anak
anak belajar mewarnai dan mengenal benda yang mudah terbakar. Setelah
selesai belajar kami bermain games dan
memberikan pemenangnya hadiah berupa makanan ringan. Setelah selesai, kami berdoa bersama-sama untuk menutup sesi pembelajaran
hari itu. Setelah itu kamiberfoto dengan anak-anak dan juga Ibu Mimi. Setelah anak-anak pulang kami pamit
dan berterimakasih kepada Ibu Mimi karena telah mengizinkan kami mengajar di
PAUD miliknya.
F. Hasil
- Kegiatan Pembelajaran
A. Kegiatan Awal
·
Membuka
kegiatan belajar mengajar
Pengajar
memasuki ruangan belajar dan menyapa dengan salam, diikuti dengan perkenalan masing-masing
para pengajar. Kemudian peserta didik memberikan salam dan membaca doa sebelum
memulai proses belajar mengajar dan mengabsen siswa siswa yang hadir pada sesi
tersebut.
·
Mempersiapkan
perlangkapan belajar mengajar
Siswa
dihimbau untuk membawa alat tulis dan buku masing-masing sesuai dengan jadwal
pelajar pada hari itu.
·
Mengingat
kembali materi yang sudah dan akan di pelajari
Setelah
siswa menyiapkan perlengkapan belajar dengan baik, pengajar akan membantu para
siswa untuk mengulang kembali sedikit materi pembelajaran sebelumnya dan
menambahkan materi baru setiap pelajarannya. Kemudian pengajar dan siswa
bersama-sama membahas soal atau tugas yang di berikan.
B. Kegiatan Inti
·
Pengajar
menjelaskan materi pelajaran
Setelah
mengulang sedikit materi yang diajarkan pada pertemuan sebelumnya, pengajar
mulai menjelaskan materi pelajaran selanjutnya sesuai dengan materi pelajaran
tersebut.
·
Pengajar
memberikan soal latihan kepada siswa
Soal yang
diberikan pengajar berguna untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa akan
pelajaran yang terkait, jika pemahaman siswa belum sepenuhnya maka pengajar
akan memberikan pengertian kembali kepada siswa tersebut.
·
Siswa
mengerjakan soal yang diberikan
Setelah di
berikan soal maka siswa akan mengerjakan tugas nya masing masing, dan jika
siswa kurang paham akan bertanya langsung kepada pengajar. Siswa yang sudah
yakin dengan jawabannya akan bertanya apakah benar jawaban yang siswa tuliskan.
Adapun
materi pelajaran yang di ajarkan , yaitu :
·
Menulis
Dalam subyek
ini siswa di ajarkan mengenal huruf abjad dan menulis setiap kata yang
diberikan, melatih tangan para siswa agar terbiasa menulis.
·
Mengeja
Dalam subyek
ini siswa di ajarkan mengeja beberapa pasang huruf dengan maksimal 2 huruf,
menyambungkan huruf vokal dengan huruf konsonan.
·
Membaca
Dalam subyek
ini siswa di ajarkan membaca dengan jelas sebuah kata yang ada.
·
Mendikte
Dalam subyek
ini siswa di ajarkan untuk mendengar kan dengan seksama kata yang diberikan
pengajar dan menuliskan apa yang di dengar ke dalam buku latihan siswa.
·
Menghitung
Dalam subyek
ini siswa di ajarkan mengenal angka dasar, dan menghitung dengan metode yang
ada (menambah dan mengurang) untuk menyelesaikan soal yang diberikan.
·
Mewarnai
Dalam subyek
ini siswa di ajarkan untuk mengenal ragam warna, dan meningkatkan imajinasi
siswa dalam warna yang dituangakan pada sebuah gambar.
·
Mengenal
benda
Dalam subyek
ini siswa disajikan berbagai macam gambar, siswa di haruskan mengenali bentuk
ataupun nama benda tersebut.
·
Bernyanyi
Dalam subyek
ini setiap akan mengakhiri pelajaran siswa akan di ajarkan untuk bernyanyi lagu
dengan bahasa Indonesia, lagu nasional maupun lagu daerah.
C. Kegiatan Akhir (penutup)
Pada
kegiatan akhir pengajar akan memberikan beberapa pekerjaan rumah (PR) kepada
setiap siswa yang harus di kumpulkan pada pertemuan berikutnya sesuai materi
pelajaran tersebut. Setelah itu pengajar akan menuntun siswa untuk duduk dengan
rapih dan bernyanyi bersama, diikuti dengan Doa sebelum pulang. Kemudian
menutup pertemuan di kelas dengan mengucapkan salam dan meninggalkan ruangan
kelas.
2. Media Pembelajaran
Media yang
digunakan adalah media cetak, yaitu buku paket untuk setiap pelajaran.
Sedangkan alat pembelajaran yang digunakan yaitu papan tulis, spidol, beserta
penghapusnya.
3. Waktu Pembelajaran
Waktu yang digunakan adalah 120
menit.
G. Kesimpulan
Setelah menjalani proses mengajar di PAUD, kami menyadari
bahwa masa-masa usia anak-anak adalah masa pembelajaran paling optimal dimana
anak-anak akan mudah menyerap informasi. Hal yang terpenting yaitu campur
tangan pihak orang tua sangat dibutuhkan. Bagi orang tua anak-anak, mereka juga
harus memahami bahwa pada masa ini dukungan dari orang tua sangat menentukan
perkembangan anak. Beberapa kasus yang terjadi, anak-anak yang sedikit mendapat
perhatian dari orang tuanya berakhir menjadi anak yang urakan, kasar, dan tidak
sopan.
Dengan adanya PAUD mereka dapat belajar membaca, menulis,
bermain, dan bernyanyi bersama-sama. Dalam proses pembelajaran anak-anak tidak
dipaksa untuk harus bisa mengerti namun dengan cara yang menyenangkan. Dengan metode atau strategi
belajar yang menyenangkan ini tebukti dapat membuat anak-anak lebih mudah
memahami materi yang diajarkan dan tidak merasa jenuh. Selain itu kondisi
lingkungan yang bersahabat bagi anak secara tidak langsung dapat mendorong anak
untuk bersikap lebih terbuka baik dengan guru ataupun dengan anak lainnya
sehingga suasana belajar lebih kondusif.
Refleksi
masing-masing anggota kelompok :
1. Dama Yoga Agung Winata
1. Dama Yoga Agung Winata
Ketika
mengajar saya melihat betapa lucunya anak-anak bermain, bersenda-gurau kemudian
tertawa, ada yang berkelahi namun pada saat itu juga lupa seolah tidak ada
masalah diantara mereka, beragam
karakter anak melengkapi suasana pada saat kami mengajar. Mereka semua tetap semangat, meskipun terdapat
beberapa kendala seperti : kurangnya fasilitas yang menunjang pembelajaran,
tenaga pengajar, dan juga permainan-permainan. Hal ini memang dikarenakan
lokasi PAUD yang terpencil yaitu berada di dalam gang, dan PAUD ini beralih
tangan dari yayasan menjadi milik pribadi sehingga sulit untuk mendapatkan
biaya operasional. Melihat anak-anak yang tetap ceria, begitu semangat dan
antusias dalam mengikuti kegiatan di kelas membuat kelompok kami terutama saya
pribadi menjadi lebih semangat untuk membimbing mereka dan melupakan
permasalahan yang dihadapi. Setiap sesi selalu kami isi dengan pembelajaran
semaksimal mungkin.
Seusai
mengajar PAUD Teratai selama 4 sesi, saya memperoleh beberapa pengalaman
berharga yang paling utama adalah kebahagiaan ketika berbagi pengetahuan yang
kita miliki, kedua saya belajar tentang bagaimana menjadi murid dan guru yang
baik, terakhir dan yang terpenting yaitu belajar untuk mengabdi baik pada
lingkungan terkecil hingga yang terbesar yaitu bangsa Indonesia. Membimbing
generasi muda adalah sebuah amanat sosial bagi kita yang lebih tua secara umur dan
dewasa dalam berpikir. Walaupun tidak bersifat wajib, namun dengan adanya
project dari mata kuliah Character Building : Pancasila ini mengajarkan kita
untuk peduli sosial bahwa di luar sana banyak anak-anak yang kesulitan
menikmati fasilitas ataupun hak memperoleh pendidikan, ini juga menambah rasa
syukur saya atas kondisi yang ada sekarang ini, selain itu menyadarkan saya
bahwa setiap pribadi turut andil dalam proses kemajuan bangsanya, dan poinnya
yaitu menyadari bahwa hakikat peran manusia adalah sebagai abdi dalam hidup ini.
Ini lah beberapa pelajaran yang saya peroleh setelah mengajar anak PAUD Teratai
di dalam nya terdapat nilai-nilai karakter, Pancasila khususnya sila ke-5 yaitu
keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan agama.
2. Dhaniera Putri
2. Dhaniera Putri
Selama mengajar di
PAUD Teratai saya tidak hanya
mendapat pengalaman yang menyenangkan, bertemu dengan anak-anak, bermain,
membantu mereka belajar, dan dari hal ini saya bisa belajar lebih dalam lagi
tentang isi dari dasar negara kita Pancasila. Anak-anak ini tidak pernah lupa
untuk berdoa sebelum dan sesudah melakukan aktivitas. Anak-anak di PAUD Teratai
adalah anak-anak yang baik dan tekun. Mereka tidak ada yang nakal dan malas.
Tidak ada yang suka saling mengejek dan berkata kasar. Saya sangat senang bisa
membantu Ibu Mimi untuk mengajar murid-muridnya dan bisa mengenal mereka. Ini
adalah pengalaman yang tidak akan saya lupakan. Saya benar-benar bersyukur
karna bisa memberi mereka ilmu yang lebih banyak lagi. Saya berharap di
kemudian hari anak-anak PAUD Teratai bisa menjadi orang yang berguna untuk
bangsa dan negara dan bisa meraih cita-cita mereka masing-masing.
3. Djihan Qfan Hirawan
Kesan
saya setelah mengajar PAUD ,saya sangat
senang karena bisa berbagi ilmu kepada mereka ,saya dapat berlatih cara
mengajar anak anak , melatih kesabaran karena mereka masih sulit untuk mencerna
secara langsung apa yang telah kita ajarkan kepada mereka secara perlahan dan
sabar, PAUD ini telah mengajarkan banyak hal untuk saya semoga ilmu yang saya
berikan bisa bermanfaat untuk masa depan mereka.
4. Indah Sari
Dari kesempatan mengajar PAUD kali
ini, banyak point yang bisa saya simpulkan. Para anak terutama yang masih
berusia sangat belia adalah anak yang sedang berada pada masa keemasannya,
mereka lebih mudah mempelajari dan menyerap informasi dari hal-hal yang terjadi
di sekitarnya. Oleh karena itu segala kondisi lingkungan harus bersifat
mendukung demi kelangsungan perkembangan anak. Namun memang selain itu, semakin
besar pula kemungkinan anak-anak untuk terkena pengaruh negatif. Untuk itulah
para orang tua harus lebih memperhatikan serta mengontrol keadaan anak-anak
mereka dan tetap harus ambil andil dalam kehidupan anak tersebut. Setiap anak
berhak mendapat perhatian yang cukup dari pihak orang tua dengan begitu hal-hal
negatif yang dapat mempengaruhi pun dapat terkurangi.
Para murid di paud juga mengajarkan
suatu hal yang menurut saya sangat jarang bisa dilakukan oleh masyarakat saat
ini, yaitu soal toleransi. Anak-anak memang masih polos dan belum mengerti
banyak tentang hal yang terjadi diluar, namun justru dari kepolosan tersebut
rasa toleran mereka terhadap sesuatu yang memiliki perbedaan dengan mereka
muncul. Mereka cenderung bersikap terbuka terhadap hal baru yang menurut saya
sangat jauh kontras perberbedaannya dengan beberapa masyarakat yang masih bersifat
preventif terhadap perbedaan atau malah menyerang pihak lainnya.
5. Michele Yoana
Nilai
yang saya dapat dalam melakukan kegiatan belajar mengajar Pendidikan Anak Usia
Dini (PAUD) sangatlah banyak, dimana nilai tersebut lah yang mampu
mengembangkan jiwa sosial dalam setiap diri manusia. Nilai-nilai tersebut
antara lain; melatih kesabaran, mengajar bukanlah hal yang mudah, di butuhkan
kesabaran dalam memberikan pengertian akan hal hal yang baru (tentunya positif)
dimana hal tersebut harus dipahami dengan baik oleh siswa; kemudian mengenal
orang lain dengan lebih dekat, beradaptasi dengan lingkungan yang baru (dengan
anak-anak); mengerti bagaimana cara mengajar yang baik, serta metode apa yang
cocok untuk digunakan dalam mengajar.
6. Rhesa Widyana Hefny
Setelah
mengajar PAUD saya belajar menjadi pribadi yang lebih sabar. Saya dapat
merasakan sendiri bagaimana susah nya menjadi seorang guru PAUD , apalagi Ibu
Mimi yang harus mengajar 20 anak dalam satu kelas seorang diri. Kami yang
beranggotakan 7 orang saja sudah cukup lelah untuk mengajar 20 anak dalam waktu
2 shift sehari. Tidak terbayang bagaimana lelahnya Ibu Mimi. Saya juga harus
menjaga kata-kata yang saya gunakan agar tidak menjadi contoh buruk bagi
Anak-anak. Selain kata-kata, saya juga harus menjaga segala tingkah laku saya
didepan mereka karena anak-anak seperti alat perekam yang meniru apa yang
mereka dengar dan lihat. Namun, Saya merasa masih belum bisa memanajemen
semua anak dengan baik dalam satu waktu. Selain itu saya juga harus terus
belajar dari Ibu Mimi dan juga membaca buku atau sumber lain yang berkualitas
tentang pendidikan anak, dengan tujuan untuk mengevaluasi cara saya mendidik
anak. Apakah hal yang saya terapkan pada anak efektif atau tidak. Saya juga
seringkali terfokus pada tujuan yang salah yaitu agar anak usia dini dapat
membaca, menulis dan menghitung dengan cepat padahal pada usia mereka saat ini,
fokus utama mereka bukanlah belajar melainkan bermain sambil belajar.
Selain itu
saya juga merasakan rasa kekeluargaan yang sangat kental. Saya dan teman-teman
disambut dengan hangat oleh Ibu Mimi. Setelah selesai mengajar , Ibu Mimi
selalu menyiapkan makanan untuk dimakan bersama. Jadi, saya merasa rasa
kekeluargaan yang akrab dapat dibangun dalam waktu yang singkat dengan
pembawaan setiap individu yang hangat terhadap satu sama lain.
H. Lampiran
Pertemuan 1 : Survey PAUD Tertatai
Pertemuan 2 : Kelas A , Kamis, 9 Februari 2017 (10.00 – 12.00)
Pertemuan 3 : Kelas B , Selasa, 21 Maret 2017 (07.30 – 09.30)
![]() |
| Anak-anak PAUD belajar menulis |
![]() |
| Anak-anak PAUD bermain saat waktu istirahat |
Pertemuan 4 : Kelas A , Selasa, 21 Maret 2017 (10.00 – 12.00)
![]() |
| Anak-anak PAUD belajar mengeja |
![]() |
| Anak-anak PAUD belajar menulis huruf |
![]() |
| Anak-anak PAUD belajar menghafal surah pendek Alquran |
Pertemuan 5:
Kelas A , Selasa, 4 April
2017 (10.00
– 12.00)


















