Minggu, 07 Januari 2018

Recycling with Tzu Chi

Kelompok 3:
Siti Khumairah – 2001542046
Indah Sari – 2001544070
Rhesa Widyana Hefny – 2001596774
Dhaniera Putri – 2001604536
Dama Yoga Agung Winata – 2001613036
Djihan Qfan Hirawan – 2001604946
Suwandy Wijaya – 2001625313

LAPORAN KEGIATAN
A.    Pendahuluan

Permasalahan lingkungan merupakan isu yang tidak bisa di hindarkan. Saat ini sampahmerupakan masalah lingkungan yang sangat serius yang harus di hadapi masyarakat Indonesia pada umumnya. Bisa dikatakan sampah setiap hari di hasilkan oleh ibu-ibu rumah tangga, Baik itu sampah organik maupun anorganik. Namun yang memprihatinkan, sampah-sampah yang dihasilkan tersebut malah dibuang sembarangan di berbagai tempat, dan efeknya akan merusak lingkungan yang ada di sekitarnya. Jumlah produksi sampahsetiap tahun akan bertambah seiring dengan bertambah jumlah penduduk.

Pemerintah saat ini telah berupaya dengan berbagai cara untuk mengatasi masalah sampah. Terutama masalah sampahanorganik namun belum mencapai titik kesempurnaan. Hal ini dikarenakan jumlah sampah yang ada di Indonesia sangat tinggi. Sehingga pemerintah kesulitan untuk menentukan cara yang tepat untuk menyelesaikannya.

Mengingat pentingnya menjaga lingkungan dari sampah, kami memilih untuk melakukan kegiatan daur ulang dimana kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang optimal untuk menanggulangi sampah. Kami melakukan kegiatan ini di salah satu depo pendidikan pelestarian lingkungan yang beralamatkan di Jl. Kosambi Timur Raya Blok E9 No. 38, RT. 13/RW. 1, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat milik Bapak Joni.
Selama 4 sesi (100 menit/sesi) kami akan melakukan berbagai kegiatan daur ulang bersama dengan warga lainnya.

B.     Masalah

-          Kurangnya kesadaran masyarakat Indonesia tentang kebersihan lingkungan
-          Kurangnya kepeduliaan masyarakat terhadap sampah
-          Masyarakat masih belum terbiasa untuk memilah sampah organik dan non-organik

C.     Metode Kegiatan

Identitas Sekolah:
Nama Sekolah: Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi
Alamat            : Jl. Kosambi Timur Raya Blok E9 No. 38, RT. 13/RW. 1, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat

Waktu dan jadwal kegiatan:
Project luar kelas Character Building: Kewarganegaraan dilakukan setiap hari Rabu. Dimulai dari tanggal 25 Oktober 2017 – 22 November 2017 Pukul 09:00 – 11:00.


Kegiatan yang kami lakukan adalah sosialisasi dan ikut serta membantu proses pengerjaan daur ulang sampah yang ada di yayasan Tzu Chi, Jakarta Barat bersama orang-orang lanjut usia yang kegiatan keseharian nya membantu disana. Adapun metode kegiatan yang kami lakukan  dalam kegiatan ini , diantaranya  praktek pemisahan sampah-sampah bekas. Contoh pemisahan sampah yang akan kami bawakan adalah memisahkan sampah pelastik kedalam wadah yang berbeda-beda sesuai fungsinya yang nantinya akan di daur ulang menjadi sebuah benda yang bernilai.

D.    Teori Konsep

Hidup bersih sehat, bahagia, dan sejahtra adalah dambaan setiap orang.dalam hal ini sikap kepedulian lingkungan harus di pupuk terus menerus supaya nanti menjadi manusia yang mempunyai kepedulian lingkungan yang tinggi sehingga tidak lagi ada kerusakan lingkungan akibat ulah manusia di kemudian hari. Kepedulian lingkungan dapat dinyatakan dengan sikap mendukung atau memihak terhadap lingkungan, yang dapat diwujudkan dalam kesediaan diri untuk menyatakan aksi-aksi yang dapat meningkatkan dan memelihara kualitas lingkungan dalam setiap perilaku yang berhubungan dengan lingkungan.  Dari pengertian ini dapat dikatakan pula kepedulian lingkungan seseorang rendah jika seseorang tidak mendukung atau tidak memihak terhadap lingkungan dan kepedulian lingkungan tinggi jika seseorang mendukung atau memihak terhadap lingkungan.

 Menjaga lingkungan tetap bersih merupakan hal yang sangat penting. Menjaga lingkungan agar tetap bersih sangatlah mudah, tetapi penerapannya saja yang sulit untuk dilakukan. Namun jika sering dilakukan itu akan membuat kita terbiasa untuk selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih. Apabila sejak dini kita diajarkan oleh orang tua kita tentang arti sebuah hidup yang sehat maka itu akan membuat kita terbiasa menjaga lingkungan agar tetap bersih. Saat ini saja masih banyak orang membuang sampah sembarangan, apalagi di kota-kota besar sering sekali mereka membuang sampah saenaknya saja. Dengan menjaga lingkungan agar tetap bersih kita harus melakukanya dengan hal yang terkecil terlebih dahulu misalnya, membuang sampah pada tempatnya. Seandainya lingkungan bersih dan nyaman itu akan membuat hati kita terasa damai karena dengan menjaga lingkungan agar tetap bersih itu akan membuat kita jauh dari berbagai macam penyakit.

Salah satu cara menjaga kebersihan sekaligus mengurangi jumlah sampah yaitu dengan daur ulang sampah. Daur ulang sampah adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemprosesan, pendistribusian dan pembuatan produk/material bekas pakai, dan komponen utama dalam manajemen sampah modern dan bagian ketiga dalam proses hierarki sampah 4R (Reduce, Reuse, Recycle, and Replace).

Material yang bisa didaur ulang terdiri dari sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, dan barang elektronik. Meskipun mirip, proses pembuatan kompos yang umumnya menggunakan sampah biomassa yang bisa didegradasi oleh alam, tidak dikategorikan sebagai proses daur ulang. Daur ulang lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam secara alami demi pengurangan kerusakan lahan. Secara garis besar, daur ulang adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemprosesan material baru untuk proses produksi.

Oleh sebab itu, kami dari kelompok tiga CB Kewarganegaraan berusaha menamkan rasa peduli terhadap lingkungan sekitar dan juga mensosialisasi sikap peduli lingkungan dengan cara daur ulang sampah pada kalangan remaja, kami yakin remaja memiliki peran penting di lingkungannya dan kelak akan menjadi generasi penerus bangsa. Di sinilah remaja perlu dibekali kesadaran pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

E.     Pelaksanaan

Pertemuan 1: Memilah kertas untuk daur ulang
Hari / Tanggal : Rabu / 25 Oktober 2017
Waktu             : Pukul 09.00 sampai 11.00
Tempat            : Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi

Pada tanggal 25 Oktober kami semua menuju Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi yang berlokasi di Jl. Kosambi Timur Raya Blok E9 No. 38, RT. 13/RW. 1, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Sebelumnya kami sudah melakukan survey melalui telepon, sehingga kami hanya perlu langsung dating ke lokasi. Sesampainya disana, kami disambut dan dijelaskan lebih lanjut mengenai apa saja yang dikerjakan di Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi. Mereka sudah mempunyai jadwal setiap harinya. Untuk tanggal 25 Oktober, jadwal saat itu adalah memilah kertas untuk daur ulang. Kami semua memisahkan kertas-kertas yang berwarna dengan yang tidak berwarna. Setelah semua selesai, kami pamit dan akan kembali tiap hari Rabu dikarenakan tidak ada kelas pada hari tersebut.

Pertemuan 2: Membersihkan botol-botol bekas

Hari / Tanggal : Rabu / 1 November 2017
Waktu             : Pukul 09.00 sampai 11.00
Tempat            : Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi

Pada tanggal 1 November kami semua menuju Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi yang berlokasi di Jl. Kosambi Timur Raya Blok E9 No. 38, RT. 13/RW. 1, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Jadwal saat itu adalah membersihkan botol-botol bekas. Kami semua membersihkan bekas air minum gelas dari plastic yang berwarnanya. Setelah semua selesai, kami pamit pulang.

Pertemuan 3: Memilah sampah basah dan kering
Hari / Tanggal : Rabu / 8 November 2017
Waktu             : Pukul 09.00 sampai 11.00
Tempat            : Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi

Pada tanggal 8 November kami semua menuju Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi yang berlokasi di Jl. Kosambi Timur Raya Blok E9 No. 38, RT. 13/RW. 1, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Jadwal saat itu adalah memilah sampah basah dan kering. Kami semua memisahkan sampah basah seperti bekas botol minum dan sampah kering seperti kardus bekas. Setelah semua selesai, kami pamit pulang.

Pertemuan 4: Memilah kantong kresek
Hari / Tanggal : Rabu / 15 November 2017
Waktu             : Pukul 09.00 sampai 11.00
Tempat            : Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi

Pada tanggal 15 November kami semua menuju Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi yang berlokasi di Jl. Kosambi Timur Raya Blok E9 No. 38, RT. 13/RW. 1, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Jadwal saat itu adalah memilah kantong kresek. Kami semua bersama-sama memilah kantong kresek. Setelah semua selesai, kami pamit pulang.

Pertemuan 5: Kerja bakti membersihkan lingkungan
Hari / Tanggal : Rabu / 22 November 20017
Waktu             : Pukul 09.00 sampai 11.00
Tempat            : Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi

Pada tanggal 15 November kami semua menuju Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi yang berlokasi di Jl. Kosambi Timur Raya Blok E9 No. 38, RT. 13/RW. 1, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Jadwal saat itu adalah kerja bakti membersihkan lingkungan. Kami semua Bersama-sama membersihkan area Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi. Setelah semua selesai, kami pamit pulang dan berterima kasih atas keramahan Bapak Ibu di Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi yang telah menerima kami.

F.      Hasil

Sampah adalah barang bekas yang sudah tidak di pakai akan tetapi, sampah dapat di olah kembali. sampah yang tadinya sebagai barang buangan, kotor, berbau, dan menimbulkan penyakit, dapat di gunakan sebagai daur ulang sampah. sampah digolongkan menjadi dua yaitu: sampah organik dan sampah anorganik. sampah organik adalah sampah yang dapat didaur ulang, sedangkan sampah anorganik sampah yang tidak dapat di daur ulang.sampah yang telah diolah akan memiliki ekonomi yang tinggi dari pada barang yang sebelumnya. sampah dapat di daur ulang dengan tiga tahap yaitu: megumpulkan, memilah, dan melakukan daur ulang. daur ulang sampah dapat menambah penghasilan ekonomi yang tinggi karena bahan dari daur ulang sampah adalah sampah.

G.    Kesimpulan

Dari hasil project luar kelas yang kami laksanakan di Depo Kelestarian alam Tzu chi terlihat bahwa penyambutan orang-orang di dalam depo tersebut sangatlah baik, pembagian tugas untuk barang-barang bekas diatur sedemikian rupa agar bisa sesuai dengan kemampuan para sukarelawan yang rata-rata adalah orang-orang lanjut usia. Penerapan nilai-nilai kewarganegaraan yang baik juga terlihat antar sesama sukarelawan terhadap kami, keagamaan disana dijunjung kuat sekali, bagaimana setiap siang hari ada kegiatan makan bersama yang diikuti seluruh sukarelawan dengan membaca doa terlebih dahulu sebelum menyantap makanan, dan pembacaan doa itu dilakukan dengan hikmat dan sesama, akan tetapi toleransi pun sangat kuat disana. Rasa tolong menolong dan saling membagi juga sangat tinggi sehingga melakukan kegiatan daur ulang bersama sangat terasa perasaan kekeluargaan yang kuat.

Refleksi masing-masing anggota kelompok:

Rhesa Widyana H:
Refleksi untuk diri saya dengan melakukan kegiatan ini yaitu sangat penting bagi kita untuk segera mengambil tindakan bertanggung jawab atas sampah pasca konsumsi agar tidak menumpuk lalu mencemari lingkungan. Salah satu caranya adalah dengan mendesain ulang sampah atau menarik/mengumpulkan kembali barang-barang yang sudah tidak terpakai untuk dilakukan daur ulang.
Menurut saya ada beberapa tindakan dan kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan oleh setiap orang untuk mengurangi sampah seperti dengan membawa tas belanja, botol air minum (tumbler) dan wadah makanan sendiri dalam rutinitas sehari-hari seperti saat berbelanja, ke sekolah, kampus, tempat kerja ataupun ketika berwisata dan bepergian ke luar kota.
Manusia yang berkualitas bukan hanya dilihat dari segi pendidikan dan prilakunya sehari hari namun dapat terlihat dari cara bagaimana sesesorang memperlakukan wilayah atau tempat dimana dia tinggal. Tempat tinggal yang tertata rapih dan bersih akan senantiasa terlihat nyaman dan kondusif (aman) jika diimbangi dengan kondisi lingkungan sekitarnya yang bersih, bebas dari sampah dan tertata rapih pula.

Indah Sari:
Refleksi untuk diri saya setelah melakukan kegiatan daur ulang ini adalah saya mendapatkan banyak sekali manfaat dari kegiatan ini. Dimulai dari saya merasa lebih peduli terhadap lingkungan, terutama sampah. Karena sampah merupakan masalah yang sangat besar menyangkut kebersihan lingkungan kita. Dan ternyata masi ada sekelompok orang yang dengan sukarela membantu kita semua mendaur ulang sampah itu. Dan saya juga merasa sangat bersyukur atas adanya komunitas sangat positif ini dan ingin lebih berkontribusi demi kebaikan semua orang. Dan lebih menghargai penggunaan sesuatu barang yang nantinya akan menjadi sampah. Dan dimana saya akan meletakkan sampah tersebut. Kegiatan ini memberikan banyak sekali pandangan yang susah saya dapat dari kegiatan sehari-hari saya.

Siti Khumairah:
Kegiatan ini merupakan kegiatan yang baik untuk saya maupun orang-orang lain nya yang bekerjasama di dalam depo daur ulang tzu chi, dari kegiatan mengumpulkan sampah yang merupakan tahapan awal dalam kegiatan daur ulang menjadikan saya dan teman-teman lain nya menjadi orang yang bisa peduli dengan kebersihan lingkungan nya. Kegiatan ini juga sangat positif untuk sukarelawan yang ada di depo tersebut, karena sukarelawan kebanyakan adalah masyarakat anjut usia sehingga selain memberi manfat pada kelestarian lingkungan, kegiatan ini juga bermanfaat untuk menjadi suatu hal positif bagi masyarakat lanjut usia yang menjadi sukarelawan, Saya harap, dengan terlaksana nya kegiatan ini, saya dan teman teman saya yang lain akan lebih mengerti dan peduli tentang sampah yang ada di lingkungan sekitar, serta bisa meningkatkan kesadaran daur ulang sampah agar tidak menciptakan pencemaran melainkan menciptakan benda yang bernilai dan bermanfaat bagi semua orang.

Djihan Qfan H:
Refleksi saya kegiatan daur ulang merupakan sangat membantu saya menjadi seorang yang lebih menghargai sampah atau limbah, karena saya kira dulu sampah tidak memiliki nilai akan tetapi pandangan saya, saya ubah menjadi sampah adalah barang yang sangat bernilai bagi mereka yang membutuhkan, saya ingin membuat semua orang berfikiran sama dengan saya dan dapat memilah – milah sampah dengan baik dan benar

Suwandy Wijaya:
Sampah merupakan sisa dari aktifitas kita sebagai manusia.  Dimata banyak orang sampah merupakan hal yang sangat tidak bernilai bahkan mencemarkan,  tapi sampah akan sangat bernilai bagi orang yang dapat mengelolanya menjadi suatu barang yang memiliki nilai pakai dan ekonomis. Semakin banyak sampah akan semakin menimbulkan polusi. Sedangkan jika diakali dengan cara daur ulang  maka sampah tersebut tak hanya menghemat ruang, tapi juga dapat menjadi sumber penghasilan dan penghematan SDA.  Bagi saya,  banyak keuntungan untuk mendaur ulang sampah tersebut. Bukan nya jadi polusi, malah akan bermanfaat bagi lingkungan dan manusianya

Saran:

1. Menambahkan variasi sampah yang akan di daur ulang
2. Melakukan kegiatan daur ulang yang lebih kreatif untuk nantinya bisa dijual sebagai penghasilan dari sukarelawan yang ada disana.
3. Menambahkan alat-alat kreatif untuk mendaur ulang sampah.

H.    Lampiran

Pertemuan 2

Pertemuan 2

Pertemuan 1

Pertemuan 1

Pertemuan 4

Pertemuan 4

Pertemuan 5



Peretemuan 4

Pertemuan 4